Pada hari Selasa, 16 September 2010 Huson Riaji, Mahasiswa dari Candinegara Kab. Pekuncen mencatatkan dirinya di Museum Rekor Banyumas atas prestasinya menggelar 65.000 ekor burung kertas hasil origami.
Kegiatan itu masih dalam rangkaian peringatan HUT RI dimana burung-burung kertas tersebut terbang sedemikian rupa sehingga membentuk tulisan Dirgahayu Republik Indonesia
Dengan di dampingi kedua orang tuanya yang selalu mendukung penyelesaian pembuatan burung kertas tersebut selama +/- 2 tahun dan menghabiskan berlembar-lembar kertas pilus. Huson menuturkan bahwa untuk selanjutnya dia mengincar Rekor pada MURI (Museum Rekor Indonesia) yang di amini oleh bapak dan ibunya.
Lukisan yang dibuat sedikitnya 272 siswanya tersebut panjangnya mencapai 80 meter.
Sejak pagi, kain sepanjang 80 meter dengan lebar 80 cm tersebut telah diletakkan di halaman kelas yang membentuk leter U. Sementara masing-masing siswa berbars memanjang mengikuti kain. Saat pemandu memberi aba-aba mulai, para siswa yang berasal dari kelas satu hingga enam tersebut serempak memulai melukis. Ekspresi kegembiraan nampak jelas di setiap wajah anak-anak tersebut.
Melukis masal tersebut sebenarnya dibagi dalam dua kelompok. Kelompok pertama, bertugas melukis gambar sesuai keinginan. Seperti masjid, ketupat, kartun, kue maupun gambar lainnya. Sementara kelompk kedua, bertugas mewarnai lukisan yang sudah dibuat oleh kelompok pertama. Meskipun pada kenyataanya, banyak pula siswa yang merangkap melukis sekaligus mewarnai.
Usai lukisan selesai, para siswa mengangkat kain tersebut dan mengaraknya menuju halaman sekolah. Bersama dewan guru berikut staff sekolah, siswa terlihat riang menampilkan lukisannya di hadapan orangtuanya yang menonton dari luar.